K E S A N G S I A N

Manusia bukan subjek yang berada di bawah kendalimu. Manusia, sekalipun itu dirimu sendiri memiliki sutradaranya sendiri dalam hidup. Ialah Tuhan (Allah), yang mampu membolak-balikkan hati dan perasaan makhluk-Nya. Dari sini kamu harusnya paham bahwa tidak baik terlalu percaya pada manusia, sekalipun itu salah satu subjek penting dalam siklus kehidupanmu. Belajar melihat dengan akal, tidak melulu dengan perasaan. Karena Tuhan menganugerahkan kepada manusia akal dan perasaan agar kamu menggunakannya dengan porsi yang semestinya.

Komentar